BPS Jabar menggelar kegiatan peresmian Pojok Statistik Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Senin (24/11). Kegiatan yang diselenggarakan di Perpustakaan Pusat ITB ini diresmikan secara langsung oleh Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti dan Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara.
Plt. Kepala BPS Jabar, Darwis Sitorus, yang turut mendampingi Kepala BPS RI dalam kegiatan tersebut memberikan opening speech. Beliau menyampaikan perjalanan panjang pembangunan Pojok Statistik ITB. “Meskipun proses ini sempat terhenti, namun semangat kami untuk mendekatkan pelayanan statistik BPS ke Perguruan Tinggi, khususnya ITB, tidak pernah pudar,” ujar Darwis.
Sementara itu, Tatacipta Dirgantara menyampaikan apresiasi setinggi-setingginya terhadap upaya dan kerja kerjas BPS Jabar terkait dengan pembangunan Pojok Statistik ITB ini. Menurut beliau, Pojok Statistik merupakan upaya mendekatkan data statistik ke lingkungan akademik. “Peresmian Pojok Statistik ITB ini maknanya sangat strategis, mendekatkan ITB ke sumber data nasional dan membuka ruang kolaborasi,” ucap beliau.
Dalam sambutannya, Amalia Adininggar Widyasanti selaku Kepala BPS RI menegaskan bahwa semangat Pojok Statistik ITB ini adalah untuk membangun literasi statistik bagi akademisi di ITB. “Nantinya data BPS dapat dimanfaatkan seluas-luasnya untuk kepentingan akademik, oleh mahasiswa, dosen, maupun peneliti,” pesan beliau.
Kegiatan ini dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara BPS dan ITB, peresmian Pojok Statistik ITB, serta penyematan selempang Agen Statistik kepada beberapa perwakilan mahasiswa ITB.
Peresmian Pojok Statistik ITB ini menandai langkah penting dalam memperkuat ekosistem literasi dan pemanfaatan data di perguruan tinggi. Kolaborasi antara BPS dan ITB tidak hanya menghadirkan fasilitas yang lebih dekat dan mudah diakses, tetapi juga membuka peluang pengembangan riset, inovasi, dan edukasi berbasis statistik yang lebih luas. Diharapkan, kehadiran Pojok Statistik ini dapat menjadi ruang tumbuhnya generasi akademisi yang melek data, adaptif, dan siap berkontribusi bagi pembangunan di wilayah Jabar maupun Indonesia secara keseluruhan.