Sampurasun, Sahabat Statistik.
Kepala BPS Jabar, Margaretha Ari Anggorowati, mendampingi Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, dan Statistisi Ahli Utama BPS RI, Darwis Sitorus, dalam Kegiatan Sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) dan Diskusi Perumahan dengan Gubernur Jabar. Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Bale Pakuan Bandung pada Kamis (22/1) ini diinisiasi oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Pada kesempatan tersebut, Amalia didampingi oleh Margaretha Ari Anggorowati dan Darwis Sitorus menyempatkan diri untuk berdiskusi dengan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Pembahasan berkaitan dengan data yang dihasilkan oleh BPS, termasuk salah satunya adalah data kepemilikan rumah di Jabar.
Diskusi berlanjut dengan pertemuan bersama beberapa perwakilan pengembang (developer) di Jabar. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menyampaikan beberapa poin penting tentang program subsidi rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Jabar. Amalia pun diberi kesempatan untuk menyampaikan data terkait dengan kepemilikan rumah. Beliau menyampaikan bahwa tingkat kepemilikan rumah yang paling rendah justru ada di perkotaan. “Kota Bandung justru paling rendah dalam hal kepemilikan rumah,” jelas Amalia.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan perumahan yang tepat sasaran. Data statistik yang disediakan oleh BPS menjadi landasan penting dalam mendukung perencanaan dan implementasi program perumahan, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), guna mendorong peningkatan akses kepemilikan rumah yang lebih merata di Jabar.