Komitmen BPS Provinsi Jawa Barat dalam menghadirkan data ekonomi yang berkualitas terus diperkuat melalui berbagai kolaborasi menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Salah satunya melalui kehadiran pada Rapat Pleno V Forum Masyarakat Statistik (FMS) di Kota Bandung, Kamis (21/5).
Kepala BPS Jabar, Margaretha Ari Anggorowati, hadir sebagai narasumber dalam sesi “Persiapan Sensus Ekonomi 2026” dengan memaparkan berbagai isu penting dan strategi pelaksanaan SE2026 di Jawa Barat.
Dalam paparannya, Margaretha Ari menekankan bahwa SE2026 bukan sekadar kegiatan pendataan, tetapi momentum penting untuk memotret kondisi ekonomi terkini secara menyeluruh. Menurutnya, data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan, penguatan investasi, pengembangan usaha, hingga penciptaan lapangan kerja di Jawa Barat.
Ia juga menjelaskan bahwa keberhasilan SE2026 membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk akademisi, praktisi statistik, pelaku usaha, media, hingga komunitas masyarakat. Karena itu, Forum Masyarakat Statistik dinilai memiliki peran strategis sebagai ruang kolaborasi dan pertukaran gagasan dalam meningkatkan literasi statistik sekaligus mendukung kualitas data pembangunan.
Melalui forum tersebut, Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Margaretha Ari turut menyosialisasikan berbagai tahapan pelaksanaan SE2026, mulai dari strategi pendataan, pemanfaatan teknologi digital, penguatan koordinasi lintas sektor, hingga pendekatan kolaboratif untuk menjangkau pelaku usaha di berbagai wilayah Jawa Barat.
Forum Masyarakat Statistik sendiri menjadi wadah yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan di bidang statistik dan data untuk mendorong pemanfaatan data yang berkualitas dalam mendukung pembangunan. Kehadiran BPS Provinsi Jawa Barat dalam forum ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara produsen data dan pengguna data dalam menyukseskan SE2026.
Melalui penguatan komunikasi, kolaborasi, dan literasi statistik, BPS Provinsi Jawa Barat optimistis pelaksanaan SE2026 dapat berjalan optimal serta menghasilkan data ekonomi yang akurat dan relevan bagi pembangunan Jawa Barat ke depan.